InfoTutorial

DNS Pribadi Bikin Internet Lebih Cepat ?

DNS Pribadi Bikin Internet Lebih Cepat? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu! – Pernah melihat pengaturan DNS Pribadi di HP Android dan mendengar bahwa fitur ini bisa membuat internet lebih cepat? Banyak pengguna mencoba mengganti DNS bawaan operator dengan Google DNS atau Cloudflare karena berharap koneksi menjadi lebih lancar.

Namun, apakah DNS Pribadi benar-benar bisa mempercepat internet? Jawabannya bisa, tetapi tidak selalu. DNS Pribadi dapat mempercepat proses membuka website apabila server DNS sebelumnya lambat. Meski begitu, fitur ini tidak otomatis meningkatkan kecepatan download, upload, atau kualitas sinyal.

Supaya tidak salah memahami manfaatnya, berikut penjelasan cara kerja DNS Pribadi, pengaruhnya terhadap kecepatan internet, serta pengaturan yang bisa kamu coba di HP Android.

Apa Itu DNS Pribadi di HP Android?

DNS Pribadi atau Private DNS merupakan fitur yang memungkinkan perangkat menggunakan layanan DNS dengan koneksi terenkripsi.

DNS sendiri merupakan singkatan dari Domain Name System, yaitu sistem yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP agar perangkat bisa menemukan server website.

Sebagai contoh, ketika kamu mengetik alamat website di browser, perangkat akan meminta informasi alamat IP melalui DNS sebelum terhubung ke server tujuan.

Pada Android modern, fitur DNS Pribadi mendukung teknologi DNS-over-TLS (DoT) untuk mengenkripsi permintaan DNS. Tujuannya adalah meningkatkan privasi dan melindungi permintaan tersebut dari penyadapan selama perjalanan menuju server DNS.

Dengan fitur ini, kamu bisa memilih layanan DNS selain yang disediakan operator seluler atau jaringan WiFi.

Apakah DNS Pribadi Bisa Membuat Internet Lebih Cepat?

DNS Pribadi bisa membuat aktivitas browsing terasa lebih responsif, tetapi tidak menambah bandwidth internet.

Pengaruh DNS terhadap kecepatan bergantung pada seberapa cepat server DNS merespons permintaan perangkat.

Misalnya, DNS bawaan operator membutuhkan waktu 150 milidetik untuk menerjemahkan alamat website, sedangkan DNS alternatif hanya membutuhkan 30 milidetik.

Dalam contoh tersebut, proses pencarian alamat website menjadi lebih cepat sekitar 120 milidetik. Angka tersebut hanya ilustrasi, bukan hasil pengujian semua jaringan.

Perbedaannya mungkin terasa ketika kamu membuka banyak website baru. Namun, ketika alamat domain sudah tersimpan dalam cache, pengaruh DNS terhadap kecepatan biasanya semakin kecil.

Artinya, mengganti DNS tidak menjamin seluruh aktivitas internet menjadi lebih cepat.

Pengaruh DNS Pribadi terhadap Browsing

Saat membuka website, browser biasanya membutuhkan beberapa proses sebelum halaman ditampilkan. Salah satunya adalah pencarian alamat IP melalui DNS.

Jika server DNS bawaan operator sedang lambat, browser bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai koneksi.

Menggunakan DNS alternatif yang responsif dapat membantu mengurangi keterlambatan tersebut.

Namun, kecepatan memuat gambar, video, dan konten lainnya tetap bergantung pada bandwidth, kondisi jaringan, serta performa server website.

Apakah DNS Pribadi Mempercepat Download?

DNS Pribadi tidak secara langsung meningkatkan kecepatan download.

Misalnya, paket internet kamu memiliki kecepatan maksimal 20 Mbps. Mengganti DNS tidak otomatis membuat koneksi meningkat menjadi 50 Mbps.

Hal ini karena DNS bertugas menerjemahkan alamat domain, bukan memperbesar kapasitas transfer data.

Kecepatan download lebih dipengaruhi oleh kualitas sinyal, kepadatan jaringan, kapasitas server, dan kebijakan paket internet yang digunakan.

Apakah DNS Pribadi Bisa Menurunkan Ping Game?

Banyak pemain game online mencoba DNS Pribadi untuk mendapatkan ping rendah saat bermain Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Free Fire.

Sayangnya, mengganti DNS tidak secara langsung menurunkan ping selama permainan berlangsung.

DNS biasanya diperlukan saat perangkat mencari alamat server. Setelah koneksi game terbentuk, latensi lebih dipengaruhi oleh jarak server, routing jaringan, dan kondisi operator.

DNS alternatif terkadang membantu apabila terdapat masalah saat mencari alamat server game. Namun, jika ping tinggi disebabkan sinyal buruk atau jaringan padat, mengganti DNS kemungkinan tidak memberikan perubahan berarti.

Perbedaan DNS Pribadi dan DNS Bawaan Operator

Secara umum, kedua jenis DNS memiliki fungsi yang sama, yaitu membantu perangkat menemukan alamat IP suatu domain.

Perbedaannya terletak pada penyedia layanan, metode keamanan, dan performa server yang digunakan.

AspekDNS Bawaan OperatorDNS Pribadi
PengaturanBiasanya otomatisBisa diatur manual
PenyediaOperator atau jaringanPenyedia pilihan pengguna
EnkripsiTergantung dukungan jaringanMenggunakan DNS terenkripsi
KecepatanBergantung server operatorBergantung server pilihan
PrivasiSesuai kebijakan operatorSesuai kebijakan penyedia DNS
Pengaruh downloadTidak menambah bandwidthTidak menambah bandwidth

Perlu dipahami bahwa DNS bawaan operator tidak selalu lebih lambat. Dalam beberapa kondisi, server DNS operator justru memberikan respons lebih cepat karena lokasinya dekat dengan pengguna.

Baca Juga:  APN dan DNS

Oleh karena itu, memilih DNS terbaik sebaiknya berdasarkan hasil pengujian pada jaringan yang kamu gunakan.

DNS Pribadi yang Bagus untuk Internet Android

Ada beberapa penyedia DNS publik yang bisa digunakan melalui fitur DNS Pribadi Android. Masing-masing menawarkan keunggulan berbeda.

Berikut beberapa pilihan yang bisa kamu coba.

Penyedia DNSHostname DNS PribadiKeunggulan
Cloudflareone.one.one.oneFokus pada performa dan privasi
Google Public DNSdns.googleInfrastruktur DNS global
Quad9dns.quad9.netMemblokir domain berbahaya tertentu
AdGuard DNSdns.adguard-dns.comMemfilter banyak iklan dan pelacak

Referensi konfigurasi: Google Public DNS, Cloudflare, dan informasi DNS publik lainnya.

Tidak ada satu DNS yang selalu paling cepat untuk semua pengguna. Hasilnya bisa berbeda antara jaringan Telkomsel, XL, AXIS, IM3, Tri, Smartfren, maupun WiFi rumah.

Cloudflare DNS untuk Browsing

Cloudflare merupakan salah satu pilihan DNS publik yang populer dan menyediakan layanan resolver 1.1.1.1.

Untuk DNS Pribadi Android, kamu bisa memasukkan hostname one.one.one.one.

Cloudflare cocok dicoba apabila kamu ingin menggunakan resolver alternatif dengan dukungan DNS terenkripsi. Namun, peningkatan performa tetap perlu diuji pada jaringan masing-masing.

Google DNS untuk Penggunaan Harian

Google Public DNS menyediakan layanan resolver yang bisa digunakan secara gratis.

Untuk mengaktifkannya melalui pengaturan DNS Pribadi, cukup gunakan hostname dns.google.

Layanan ini bisa menjadi alternatif apabila DNS operator mengalami gangguan atau kesulitan menerjemahkan alamat website.

AdGuard DNS untuk Mengurangi Iklan

Berbeda dengan DNS publik biasa, AdGuard DNS menawarkan penyaringan terhadap banyak domain iklan dan pelacak.

Pemblokiran permintaan ke domain tertentu dapat mengurangi konten tambahan yang dimuat saat browsing.

Namun, tidak semua iklan dapat diblokir melalui DNS. Beberapa website atau aplikasi juga mungkin tidak berfungsi normal ketika domain yang dibutuhkan ikut terfilter.

Cara Mengaktifkan DNS Pribadi di HP Android

Mengaktifkan DNS Pribadi cukup mudah dan tidak membutuhkan aplikasi tambahan pada perangkat Android yang mendukung fitur tersebut.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka menu Pengaturan di HP Android.

  2. Masuk ke bagian Koneksi atau Jaringan & Internet.

  3. Cari menu DNS Pribadi atau Private DNS.

  4. Pilih opsi Nama Host Penyedia DNS Pribadi.

  5. Masukkan hostname, misalnya one.one.one.one.

  6. Tekan Simpan untuk menerapkan pengaturan.

Setelah selesai, coba buka beberapa website untuk memastikan koneksi berjalan normal.

Pada beberapa merek HP, lokasi pengaturannya mungkin berbeda. Kamu bisa menggunakan kolom pencarian di menu Pengaturan dengan mengetik DNS Pribadi.

Perlu diketahui, fitur ini tersedia secara bawaan mulai Android 9, meskipun implementasi DNS terenkripsi dapat berbeda menurut versi sistem.

Baca Juga:  Cara Setting DNS agar Internet Lebih Efisien

Kenapa Internet Justru Lemot Setelah Mengaktifkan DNS Pribadi?

Tidak semua perubahan DNS menghasilkan koneksi lebih baik. Ada beberapa kondisi yang justru menyebabkan internet terasa lambat setelah DNS Pribadi diaktifkan.

Server DNS Memiliki Respons Lambat

Server DNS yang lokasinya jauh atau sedang mengalami gangguan bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons permintaan.

Akibatnya, browser mungkin terasa lambat ketika pertama kali membuka website.

Solusinya adalah mencoba penyedia DNS lain dan membandingkan hasilnya.

Jaringan Tidak Mendukung Koneksi DNS Tertentu

Beberapa jaringan dapat membatasi koneksi yang digunakan layanan DNS terenkripsi.

Jika koneksi menuju server DNS Pribadi gagal, perangkat mungkin kesulitan membuka website meskipun indikator sinyal tetap terlihat normal.

Untuk mengatasinya, ubah pengaturan DNS Pribadi menjadi Otomatis dan periksa kembali koneksi internet.

DNS Berbenturan dengan VPN

Aplikasi VPN atau pengubah DNS dapat menggunakan mekanisme pengaturan jaringan tersendiri.

Dalam kondisi tertentu, pengaturan tersebut bisa mengambil alih DNS Pribadi yang sebelumnya kamu konfigurasi.

Apabila internet bermasalah setelah menggunakan VPN, periksa pengaturan DNS pada aplikasi tersebut sebelum menggantinya kembali.

Cara Mengetahui DNS Pribadi Lebih Cepat atau Tidak

Daripada langsung percaya bahwa DNS tertentu paling cepat, lebih baik lakukan pengujian sederhana.

Pertama, gunakan DNS bawaan jaringan dengan memilih mode Otomatis. Kemudian, buka beberapa website yang jarang kamu kunjungi dan amati waktu responsnya.

Selanjutnya, aktifkan Cloudflare atau Google DNS. Ulangi pengujian menggunakan website dan kondisi jaringan yang sama.

Perhatikan beberapa hal berikut:

  • Apakah website lebih cepat mulai terbuka?

  • Apakah muncul masalah saat mengakses domain tertentu?

  • Apakah hasilnya konsisten setelah beberapa kali pengujian?

  • Apakah perubahan DNS membuat aplikasi tertentu bermasalah?

Kamu juga bisa menggunakan alat pengujian DNS untuk membandingkan waktu respons resolver secara lebih terukur.

Sementara itu, Speedtest lebih cocok digunakan untuk mengetahui kecepatan download, upload, serta latensi koneksi. Hasil Speedtest yang sama bukan berarti waktu respons DNS juga sama.

Kapan Sebaiknya Menggunakan DNS Pribadi?

DNS Pribadi layak dicoba ketika kamu sering mengalami masalah website sulit dibuka, pencarian domain lambat, atau ingin meningkatkan privasi permintaan DNS.

Fitur ini juga bermanfaat jika kamu ingin menggunakan penyedia DNS dengan kemampuan menyaring domain berbahaya atau iklan tertentu.

Namun, apabila tujuan utamanya mempercepat download, mengatasi sinyal 4G lemah, atau mengurangi lag akibat jaringan operator yang padat, mengganti DNS bukan solusi utama.

Untuk masalah tersebut, kamu perlu memperhatikan kualitas sinyal, kondisi jaringan, lokasi penggunaan, hingga perangkat yang digunakan.

Perlu diingat juga bahwa DNS Pribadi tidak menyembunyikan seluruh aktivitas internet, tidak mengganti alamat IP publik, dan bukan pengganti VPN.

Kesimpulan

Jadi, apakah DNS Pribadi bikin internet lebih cepat?

Bisa, terutama jika DNS bawaan jaringan lambat dalam menerjemahkan alamat website. Namun, DNS Pribadi tidak meningkatkan bandwidth, memperkuat sinyal seluler, atau menjamin ping game menjadi lebih rendah.

Cloudflare dan Google DNS bisa menjadi pilihan awal untuk dicoba. Jika ternyata tidak memberikan perbedaan atau malah menyebabkan gangguan, tidak ada salahnya kembali menggunakan pengaturan DNS Otomatis.

Pada akhirnya, DNS terbaik bukan selalu yang paling populer, melainkan yang memberikan respons stabil dan sesuai dengan jaringan internet yang kamu gunakan.

Back to top button
Close

Adblock Detected

Untuk melanjutkan membaca Artikel ini, Silahkan matikan AdBlocker (Pemblokir Iklan) di Browser Anda!